Daftar bagian tulisan:
Kami bangun 06.00, siap-siap sarapan. Sambil siap-siap, saya membaca soal OSN hari 2. Rasanya senang karena 2 soal buatan saya keluar pada hari ke-2 ini :)
Soal saya yang tidak keluar merupakan soal tersulit. Jadi ternyata tim juri OSN tahun ini masih punya belas kasihan >:)
Untuk sarapan, saya makan sebanyak yang saya bisa dan menikmati croissant terakhir. Berikutnya kami checkout, dan naik mobil tur. Pengemudi kita bernama Mohammed, dan Bahasa Inggrisnya bagus. Sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang dengan Mohammed seputar Maroko dan Indonesia.
Hari 7
Hari ini sudah tidak ada agenda resmi dari ICPC. Karena kita sudah jauh-jauh ke Afrika, Pak Denny sudah booking tur ke gurun Zagora. Kami akan naik mobil bersama seorang supir dari Marrakesh ke Zagora (~260 km), kemudian naik unta ke lokasi kemah (di padang pasir), melihat matahari terbenam, berkemah, tidur, melihat matahari terbit, naik unta lagi ke jalan raya, lalu pulang ke Marrakesh.Kami bangun 06.00, siap-siap sarapan. Sambil siap-siap, saya membaca soal OSN hari 2. Rasanya senang karena 2 soal buatan saya keluar pada hari ke-2 ini :)
Soal saya yang tidak keluar merupakan soal tersulit. Jadi ternyata tim juri OSN tahun ini masih punya belas kasihan >:)
Untuk sarapan, saya makan sebanyak yang saya bisa dan menikmati croissant terakhir. Berikutnya kami checkout, dan naik mobil tur. Pengemudi kita bernama Mohammed, dan Bahasa Inggrisnya bagus. Sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang dengan Mohammed seputar Maroko dan Indonesia.
Croissant dan pain au chocolat :"
Merencanakan strategi perang









